Selasa, 18 November 2014

Pengenalan Internet

Intranet merupakan perkembangan dari LAN (Local Area Network ) dengan mengadopsi teknologi internet. Intranet merupakan sebuah jaringan privat (khusus) dengan sistem dan prinsip yang sama dengan internet. Dengan demikian intranet adalah jaringan internal perusahaan, lembaga pendidikan, organisasi, dan lain-lain yang menggunakan arsitektur, protocol, dan aplikasi yang sama seperti internet.
Dapat diibaratkan intranet merupakan internet yang dibuat dalam lingkup lokal. Seperti halnya dengan internet, permasalahan yang kerap muncul adalah masalah keamanan data mengingat jaringan telekomunikasi komersil yang dipakai bersifat umum (public service communication network).
Intranet biasanya digunakan oleh perusahaan, lembaga pendidikan, organisasi, dll dengan dilengkapi sebuah atau beberapa server untuk keperluan internal seperti menyimpan data, menyimpan arsip,dll. 
1.     Keuntungan menggunakan intranet
a.   Produktivitas kerja, membantu pengguna untuk menemukan informasi secara  cepat,menggunakan aplikasi yang sesuai dengan pekerjaan dan tanggung jawabnya, serta mengakses data base yang diperlukan.
 
b.      Efesiensi waktu, dapat memberikan informasi secara cepat dan mengakses informasi yang sesuai untuk mereka sekaligus.
 
c.      Komunikasi, memberikan fasilitas yang memungkinkan komunikasi efektif di dalam sebuah organisasi, baik verikal maupun horizontal.
 
d.      Sistem publikasi suatu web, memungkinkan data-data organisasi diakses secara mudah.
 
e.      Efektivitas biaya, pengguna dapat melihat atau membaca data melalui web browser, tidak perlu membaca secara fisik seperti buku.
 
f.       Keseragaman informasi, menjamin keseragaman informasi yang diterima karena semua pengguna melihat informasi yang sama.
 
g.      Mengingatkan kerja sama, dengan informasi yang diakses oleh semua pengguna, kualitas kerja tim akan meningkat.
2.     Kelemahan menggunakan intranet
a.      Informasi yang salah mengurangi efektivitas kerja.
 
b.      Ada kemungkinan untuk mengirim hal-hal yang kurang sesuai, hal ini perlu adanya tanggung jawab yang besar setiap pengguna.
 
c.      Perlu adanya pelatihan karyawan.
 
d.      Diperlukan tenaga ahli untuk membangun dan mengembangkan intranet.
 
e.     Pertimbangan keamanan data, karena pengguna bisa saja mengirim pesan yang sensitive.
 
f.       Jika tidak dikontrol dengan baik, dapat terjadi overload (data penuh).
B.     Pengertian Internet
Internet (Interconnected Networking) adalah sekumpulan komputer yang terhubung menjadi satu dalam sebuah jaringan komputer yang berada di seluruh dunia. Karena internet merupakan sebuah jaringan maka sebuah komputer yang terhubung dengan internet maka akan terhubung dengan komputer yang berada di seluruh dunia. Hingga saat ini diperkirakan ada 20.000.000 lebih jaringan yang terhubung dengan internet. Komputer yang terhubung dengan jaringan internet akan dapat mengakses berbagai informasi secara gratis dengan jumlah yang tidak terbatas.
Internet dapat dikatakan sebagai sumber data dan informasi serta sarana pertukaran data dan informasi tanpa adanya jarak fisik dari komputer dan dalam waktu yang sangat cepat.
Jaringan yang menjangkau seluruh dunia dan dengan menggunakan fasilitas internet, kita dapat saling bertukar informasi secara global di seluruh dunia tanpa batas institusi, dimensi ruang dan waktu bahkan dapat menembus birokrasi dan protokoler. Dengan adanya internet dimungkinkan setiap orang dapat mengakses informasi yang tersimpan di dalam komputer di belahan dunia yang lain.
C.     Sejarah Perkembangan Internet
Perkembangan internet berawal dari diperkenalkannya telepon komersial pada tahun 1877, disusul tahun 1915 para peneliti berhasil membuat percakapan telepon antar benua yang pertama yaitu dari New York ke San Fransisco. Tahun 1927 AT&T membangun telepon transatlantik komersial di London menggunakan radio dua arah.
 
Tahun 1957 tepatnya tanggal 4 Oktober Uni Soviet meluncurkan Sputnik yang merupakan satelit bumi yang pertama kalinya diluncurkan. Menindaklanjuti diluncurkannya Sputnik pada tahun 1958 Departemen Amerika Serikat mendirikan ARPA (Advenced Research Projects Agency) untuk mengarahkan proyek dalam bidang riset dan pengembangan. Pada tahun 1960 satelit komunikasi Echo mulai diluncurkan dan pada bulan Maret diterbitkan Man-Komputer Symbiosis oleh Joseph Licklider.
 
Tahun 1962 ATT mulai menjual modem komersial yang pertama yaitu Bell 103, modem tersebut mempunyai kecepatan 300 bit per detik atau 300 baud. Pada tahun ini mulai diterbitkan On-Line Man-Komputer Communication yang membahas konsep tentang Galactic Network yang memungkinkan orang untuk mengakses data dari sembarang situs yang di hubungkan melalui jaringan besar. Tahun 1965 Ted Nelson mencetuskan istilah “hypertext” yang kemudian tercipta sebuah perintah Mail.
 
Tahun 1968 DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) bekerja sama dengan BBN (Bolt, Beranek & Newman) untuk membuat ARPANET (US Defense Advanced Research Projects Agency) atau Departemen Pertahanan Amerika. Tahun 1969 jaringan tersebut kemudian dipergunakan untuk keperluan penelitian oleh perguruan tinggi yang dimulai oleh University of California, Stanford Research Institute dan University of Utah. Penelitian ini berupa pembuatan jaringan komputer yang tersebar untuk menghindarkan terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan. Jadi bila satu bagian dari sambungan network terganggu dari serangan musuh, jalur yang melalui sambungan itu secara otomatis di pindahkan ke sambungan lainnya. Setelah itu internet digunakan oleh kalangan akademis (UCLA) untuk keperluan penelitian dan pengembangan teknologi.
 
Tahun 1980-an, ARPANET terpecah menjadi dua jaringan, yaitu ARPANET dan Milnet (sebuah jaringan militer), akan tetapi keduanya mempunyai hubungan sehingga komunikasi antar jaringan tetap dapat dilakukan. Pada mulanya jaringan interkoneksi ini disebut DARPA Internet, tapi lama-kelamaan disebut sebagai internet saja. Sesudahnya, internet mulai digunakan untuk kepentingan akademis dengan menghubungkan beberapa perguruan tinggi.
 
Tahun 1986 internet mulai dipergunakan secara bebas serta terbuka untuk kalangan umum. Pada tahun ini lahir NSFNET (National Science Foundation Network) yang dapat menghubungkan para periset di seluruh negeri dengan 5 buah pusat super komputer. Jaringan ini kemudian berkembang untuk menghubungkan berbagai jaringan akademis lainnya yang terdiri atas universitas dan konsorsium-konsorsium riset. NSFNET kemudian mulai menggantikan ARPANET sebagai jaringan riset utama di Amerika tepatnya pada bulan Maret 1990 ARPANET secara resmi dibubarkan. Saat NSFNET dibangun, berbagai jaringan internasional didirikan dan dihubungkan ke NSFNET. Australia, negara-negara Skandinavia, Inggris, Perancis, Jerman, Kanada dan Jepang segera bergabung kedalam jaringan ini.
 
Sebelum terciptanya WWW (World Wide Web) internet hanya berupa layanan berbasis teks (email/message) dan layanan yang mirip dengan WWW yaitu Gopher, baru kemudian tahun 1992 WWW (World Wide Web) mulai diluncurkan oleh CERN (Laboratorium Fisika Partikel di Swiss) dengan nama awalan Viola.
 
Pada tahun 1993 ketika InterNIC didirikan untuk menjalankan layanan pendaftaran domain. Bersamaan dengan itu, Gedung Putih (White House) mulai online di internet dan pemerintah Amerika Serikat meloloskan National Information Infrastructure Act. Penggunaan internet secara komersial dimulai pada 1994 dipelopori oleh perusahaan Pizza Hut, dan Internet Banking pertama kali diaplikasikan oleh First Virtual. Setahun kemudian, Compuserve, America Online, dan Prodigy mulai memberikan layanan akses ke internet bagi masyarakat umum.
 
Tahun 1994 Indonesia baru dapat tersambung dengan layanan internet komersial. Perguruan tinggi yang pertama kali menggunakan internet adalah Universitas Indonesia melalui gateway yang menghubungkan universitas dengan network di luar negeri.
 
Pada tahun ini kemajuan internet kian pesat. Banyak orang dari berbagai kalangan mulai menggunakannya. Baik itu dari kalangan orang dewasa dan anak-anak. Sekelompok orang yang mengendalikan internet sedang mencoba untuk membuat TCP/IP baru yang dapat menyediakan miliaran alamat.
D.     Aplikasi Internet
Saat ini terdapat banyak sekali aplikasi internet yang kemudian dapat digunakan untuk berbagai bidang seperti pendidikan, militer, kesehatan, hiburan, media massa, industri dan masih banyak lagi. Aplikasi internet diantaranya yaitu :
1.     WWW (World Wide Web)
Istilah singkatnya W3 (three doubleyou). WWW atau web adalah sebuah sistem di mana informasi dalam bentuk teks, gambar, suara dan lain-lain yang tersimpan dalam sebuah internet  webserver dipresentasikan dalam bentuk hypertext. WWW merupakan dokumen-dokumen internet yang tersimpan di server-server yang terdapat di seluruh dunia. Format WWW adalah hypertext dan hypermedia dengan menggunakan Hypertext Markup Language (HTML). Membuat file berformat HTML ini dapat secara perintah manual yang diketik dalam program Notepad (dengan penyimpanan ekstension diubah menjadi *.html) atau melalui berbagai macam program pembuatan dokumen untuk WWW (contoh yaitu Microsoft Front Page).Dengan program ini file HTML dapat di lihat melalui preview yang sudah tersedia. HTML mempunyai kemampuan untuk menghubungkan sebuah dokumen dengan dokumen yang lain. Contoh dari WWW adalah www.suaramerdeka.com.
Website mempunyai fungsi yang bermacam-macam, tergantung dari tujuan dan jenis website yang dibangun, tetapi secara garis besar dapat berfungsi sebagai : 
1)      Media promosi
2)      Media informasi
3)      Media pendidikan
4)      Media komunikasi 
5)      Media pemasaran
2.     Email (Electronic Mail)
Email adalah sistem surat menyurat melalui komputer yang saling terhubung dengan jaringan global. Email merupakan surat elektronik yang memungkinkan pengguna untuk mengirimkan surat, cerita, puisi bahkan bisa juga mengirimkan berupa file dokumen, gambar, musik, film dan sebagainya. Dengan demikian e-mail berfungsi sebagai alat komunikasi untuk pengiriman/penerimaan yang hanya berisikan data elektronik.
Fasilitas yang dimiliki oleh email adalah membalas surat seperti Reply of Author, Reply to All, meneruskan surat Forward sekaligus menambahkan dengan Forward Attache, mengirim surat dengan Send Receive, dan email yang kita kirim dapat disimpan dalam sent item. Dengan menggunakan email kita dapat berkomunikasi dengan cepat dan murah tidak hanya dalam satu daerah atau satu kota melainkan dapat mengirim ke seluruh dunia. Penggunaan email hampir mirip dengan kita mengirim surat melalui kantor pos yaitu dengan menuliskan alamat email kita dan alamat email yang kita tuju. Salah satu contoh alamat email adalah mswie_cool@yahoo.com.
 
3.     Newsgroup
 Newsgroup adalah aplikasi internet yang digunakan untuk berkomunikasi antar satu dengan yang lainnya dalam sebuah forum dengan ketertarikan dan kepentingan yang sama dalam membahas topik-topik tertentu. News Group merupakan kelompok diskusi dalam UseNet yang membahas suatu topik masalah tertentu yang memiliki server sendiri. Sarana yang digunakan dapat berupa multimedia (audio visual) dengan menggunakan fasilitas konferensi video, bias berupa teks saja atau teks dan audio dengan menggunakan fasilitas chat (IRC). Gambaran newsgroup hampir mirip dengan sebuah majalah dinding dimana yang tergabung di dalamnya dapat dengan bebas mengemukakan pendapatnya.
Adapun fungsi newsgroup diantaranya adalah:
1)      Tempat mencari informasi
2)      Tempat berkumpul dengan orang-orang yang satu fikiran
3)      Tempat yang paling bebas mengungkapkan pendapat
4)      Sebagai forum perbincangan
4.     Mailing List
Mailing List atau sering juga disebut milis adalah aplikasi internet yang digunakan sebagai sarana diskusi atau bertukar informasi dalam satu kelompok melalui email. Setiap kali berkirim email ke alamat milis maka akan dikirimkan ke seluruh alamat email yang terdaftar sebagai anggota milis. Fasilitas ini digunakan oleh kelompok-kelompok untuk bertukar informasi dan berdiskusi sesama anggota kelompok milis yang mempunyai sifat yang sama dengan email.
5.     IRC(Internet Relay Chat)
IRC biasa disebut “chat” adalah sebuah bentuk komunikasi di internet yang menggunakan sarana baris-baris tulisan yang diketikan melalui keyboard. IRC berfungsi sebagai sarana untuk melakukan percakapan di internet. Istilah bercakap-cakap di internet adalah chatting. Cara kerja chatting yaitu dengan kita mengetik apa saja yang ingin kita katakan dengan teman chatting kita dalam bentuk teks. Dengan chatting kita dapat bercakap-cakap dengan semua orang di seluruh dunia. Saat ini chatting sudah merebak dengan diikuti gaya bahasa tersendiri untuk berkomunikasi.
6.     FTP (File Transfer Protocol)
FTP adalah aplikasi internet yang digunakan untuk mengirimkan atau mengambil file ke atau dari komputer lain. FTP biasanya digunakan untuk download (mencari/mengambil file dari sebuah situs). File ini bisa berupa hasil penelitian, artikel, gambar, lagu. Aplikasi FTP  prinsipnya memindahkan file antar host dan berupa konsep client-server, yang interaktif, keamanan lebih terjamin, bisa otorisasi, tidak semua client bisa akses.
Adapun fungsi dari FTP diantaranya:
1)      Sebagai sarana untuk mengirimkan atau mengambil file ke atau dari komputer lain.
2)      Sebagai sarana pendukung untuk kepentingan pertukaran maupun penyebarluasan sebuah file melalui jaringan internet.
3)      Sebagai sarana  untuk melakukan proses upload suatu halaman web ke webserver agar dapat diakses oleh pengguna internet lainnya.
7.     Telnet
Telnet adalah aplikasi internet yang digunakan untuk mengakses komputer yang berjarak jauh. Telnet dapat digunakan apabila mempunyai alamat IP (IP Address) dari komputer yang akan diakses dan kita juga harus mempunyai hak akses berupa User ID dan password. IP Address merupakan bilangan biner 32 bit yang pada setiap 8 bitnya dipisahkan dengan tanda pemisah berupa tanda titik. Contoh IP Address adalah 192.168.50.1. Telnet berfungsi untuk mengakses remote komputer (komputer yang letaknya di lokasi lain), membaca file dan data juga menggunakan remote komputer untuk pelayanan yang lain. 
8.     Gopher
Gopher adalah aplikasi internet yang digunakan untuk mencari informasi yang ada di internet yang hanya terbatas pada teks saja. Gopher merupakan program internet yang digunakan untuk mempermudah pencarian, penarikan dan pengambilan informasi (navigasi), kerena menyediakan struktur berbentuk menu direktori dan sub direktori. Untuk bisa mengakses Gopher kita harus menghubungkan dengan Gopher server yang ada di internet.
Adapun fungsi dari gopher diantaranya:
1)      Pemakai tidak perlu mengetahui alamat yang khusus pada komputer yang mereka akses.
2)      Merupakan sistem yang memungkinkan para pemakai internet dapat mengakses.
3)      Sistem dimana pemakai dapat mengakses informasi dengan menggunakan hirarki.
9.     Ping (Packet Internet Gopher)
Ping adalah aplikasi internet yang digunakan untuk mengetahui apakah komputer kita sudah terkoneksi atau terhubung dengan komputer yang lain di internet. Pengecekan dapat dilakukan dengan mengirimkan sebuah paket data.
Adapun fungsi Ping diantaranya adalah:
1)      Untuk mengecek hubungan antara dua komputer atau lebih di internet atau yang terhubung di LAN (Local Area Network).
2)      Untuk mem-verifikasi bahwa alamat protokol internet tertentu ada dan dapat menerima permintaan-permintaan.
3)      Untuk memastikan bahwa satu komputer yang sedang dituju sedang aktif dan memberikan respon balik.

MDGS 2025

Pada September 2000, dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Millennium Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) sebanyak 189 Negara sepakat untuk mengadopsi Deklarasi Milenium yang kemudian dijabarkan dalam kerangka praktis. Tujuan Pembangunan Millennium (Millennium Development Goals/MDGs). MDGs yang menempatkan pembangunan manusia sebagai fokus, memiliki tenggat waktu (2015) dan indikator kemajuan yang terukur.
Saat ini, tersisa waktu sekitar 5 tahun bagi negara berkembang anggota PBB, untuk menyelesaikan dan mengupayakan pencapaian 8 tujuan Pembangunan Millennium (Millennium Development Goals/MDGs) – terkait pengurangan kemiskinan, pencapaian pendidikan dasar, kesetaraan gender, perbaikan kesehatan ibu dan anak, pengurangan prevalensi penyakit menular, pelestarian lingkungan hidup, dan kerjasama global. MDGs yang didasarkan pada konsesnsus dan kemitraan global ini, juga menekankan kewajiban negara maju untuk mendukung penuh upaya tersebut.
Komitmen Indonesia untuk mencapai MDGs adalah mencerminkan komitmen Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya dan memberikan kontribusi kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat dunia. Karena itu, MDGs merupakan acuan penting dalam penyusunan Dokumen Perencanan Pembangunan Nasional. Pemerintah Indonesia telah mengarusutamakan MDGs dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN 2005 – 2025), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN 2005 – 2009 dan 2010 – 2014), Rencana Pembangunan Tahunan Nasional (RKP), serta dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara(APBN).
Prioritas Pembangunan Nasional
Berdasarkan kondisi bangsa Indonesia saat ini, dengan memperhatikan tantangan yang dihadapi dalam 20 tahun mendatang, dan dengan memperhitungkan modal dasar yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, maka Visi Pembangunan Nasional tahun 2005 – 2025 adalah Indonesia yang mandiri, maju, adil dan makmur.
Untuk mencapai visi tersebut dilaksanakan melalui delapan Misi Pembangunan Nasional sebagai berikut :
  1. Mewujudkan masyarakat berakhlak mulia, bermoral, beretika, berbudaya, dan beradab berdasarkan falsafah Pancasila.
  2. Mewujudkan bangsa yang berdaya – saing.
  3. Mewujudkan masyarakat demokratis berlandaskan hukum.
  4. Mewujudkan Indonesia aman, damai, dan bersatu.
  5. Mewujudkan pemerataan pembangunan dan berkeadilan.
  6. Mewujudkan Indonesia asri dan lestari.
  7. Mewujudkan Indonesia menjadi negara kepulauan yang mandiri, maju, kuat dan berbasiskan kepentingan nasional dan,
  8. Mewujudkan Indonesia berperan penting dalam pergaulan dunia internasional.
Strategi untuk melaksanakan visi dan misi tersebut dijabarkan secara bertahap dalam periode lima tahunan yang tertuang dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) . Tahapan Pembangunan 5 Tahunan tersebut secara ringkas adalah sebagai berikut :
  1. RJPM ke – 1 (2005 – 2009) diarahkan untuk menata kembali dan membangun Indonesia di segala bidang yang ditujukan untuk menciptakan Indonesia yang aman dan damai, yang adil dan demokratis, dan yang tingkat kesejahteraan rakyatnya meningkat.
  2. RJPM ke – 2 (2010 – 2014) ditujukan untuk lebih memantapkan penataan kembali Indonesia di segala bidang dengan menekankan pada upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia termasuk pengembangan kemampuan iptek serta penguatan daya saing perekonomian.
  3. RPJM ke – 3 (2015 – 2019) ditujukan untuk lebih memantapkan pembangunan secara menyeluruh di berbagai bidang dengan menekankan pencapaian daya saing kompetitif perekonomian berlandaskan keunggulan sumber daya alam dan sumber daya manusia berkualitas serta kemampuan iptek yang terus meningkat.
  4. RPJM ke – 4 (2020 – 2025) ditujukan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur melalui percepatan pembangunan di berbagai bidang dengan menekankan terbangunnya struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif di berbagai wilayah yang didukung oleh SDM berkualitas dan berdaya asing.
Dengan memperhatikan tahapan pembangunan periode lima tahunan tersebut diatas, pada saat ini pembangunan nasional telah sampai pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM ke – 2) tahun 2010 – 2014. Visi Pembangunan Nasional tahun 2010 – 2014 adalah sebagai berikut : Terwujudnya Indonesia yang sejahtera, demokratis, dan berkeadilan. Visi ini dijabarkan melalui tiga Misi Pembangunan Nasional yaitu : (1) Melanjutkan Pembangunan menuju Indonesia yang sejahtera, (2) memperkuat pilar – pilar demokrasi, (3) memperkuat dimensi keadilan di semua bidang.
Visi dan Misi Pembangunan Nasional 2010 – 2014 dirumuskan dan dijabarkan lebih operasional ke dalam sejumlah program prioritas nasional sebagai berikut : (1) reformasi birokrasi dan tata kelola; (2) pendidikan; (3) kesehatan; (4) penanggulangan kemiskinan; (5) ketahanan pangan; (6) infrastruktur; (7) iklim investasi dan usaha; (8) energi; (9) lingkungan hidup dan bencana; (10) daerah tertinggal, terdepan, terluar dan pascakonflik; (11) kebuadayaan, kreativits, dan inovasi teknologi. Disamping sebelas prioritas nasional tersebut di atas, upaya untuk mewujudkan Visi dan Misi Pembanguna Nasional juga melalui pencapaian prioritas nasional lainnya di bidang politik, hukum, dan keamanan, dibidang perekonomian, dan bidang kesejahteraan rakyat.
Pembangunan Indonesia Pascakrisis Global dan Capaian Target MDGs
Dalam lima tahun terakhir, di tengah kondisi negara yang belum sepenuhnya pulih dari krisis ekonomi tahun 1997 / 1998, Indonesia menghadapi tantangan global yang tidak ringan. Beberapa diantaranya yang terpenting adalah gejolak harga minyak, harga pangan, perubahan iklim global serta (kembali) terjadinya krisis keuangan global 2007 / 2008. Krisis ekonomi global telah berpengaruh pula terhadap kinerja perekonomian dalam negeri. Tingkat pertumbuhan menurun menjadi sekitar 4 – 5 %, dibandingkan dengan pertumbuhan sebelum krisis yang sebesar 5 – 6 %. Kenaikan harga pangan yang menjadi pengeluaran rumah tangga terbesar di kelompok masyarakat menengah bawah dan miskin semakin menimbulkan  beban. Perubahan iklim yang ekstrem telah meningkatkan curah hujan tinggi, berdampak pada kegagalan pertanian dan kerusakan aset masyarakat. Dalam lingkungan global yang kurang menguntungkan tersebut Indonesia secara bertahap terus menata dan membangun di segala bidang.
Berbagai krisis dan tantangan global tersebut, memberikan pelajaran bahwa globalisasi yang memiliki dua sisi berbeda berupa peluang dan tantangan, harus dihadapi oleh sebuah bangsa dalam kesiapan penuh di segala bidang.
Pertumbuhan ekonomi yang positif serta penguatan institusi demokrasi selama sepuluh tahun terakhir, pada gilirannya memperkut posisi bangsa untuk mempercepat pencapaian MDGs. Saat ini Indonesia adalah bangsa demokratis berpenduduk ketiga terbesar di dunia. Indonesia telah mampu memperbaiki status ekonominya menjadi negara berpendapatan menengah. Bangsa Indonesia juga telah bekerja secara konsisten selama dekade terakhir untuk mencapai target – target MDGs.  Meskipun masih banyak tantangan dan permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan di Indonesia, pemerintah tetap bertekad untuk memenuhi komitmen pencapaian target dan sasaran MDGs tepat waktu.
Alokasi dana dalam anggaran nasional dan daerah sebagai upaya mendukung pencapaian tujuan pembangunan millennium di Indonesia telah meningkat dari tahun ke tahun. Hal tersebut dilakukan untuk mempercepat pencapaian tujuan – tujuan nasional tersebut. Menetapkan sasaran terukur yang berkaitan dengan MDGs yang dapat dimonitor dan dievaluasi kemajuannya telah terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi alokasi sumber daya. Pada gilirannya, evaluasi kemajuan kinerja pencapaian MDGs tersebut berguna dalam menyesuaikan perencanaan agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat miskin dan kelompok rentan.
Dengan memperhatikan kecenderungan dan capaian target – target MDGs, pencapaian MDGs sampai saat ini dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori pencapaian MDGs, meliputi : (a) target yang telah dicapai; (b) target yang telah menunjukkan kemajuan signifikan; (c) target yang masih memerlukan upaya keras untuk pencapaiannya.
Target MDGs yang telah dicapai, mencakup :
  • MDG 1 – Tingkat kemiskinan ekstrem, yaitu proporsi penduduk yang hidup dengan pendapatan per kapita kurang dari USD 1 per hari, telah menurun dari 20,6 persen pada tahun 1990 menjadi 5,9 persen pada tahun 2008.
  • MDG 3 – target untuk kesetaraan gender dalam semua jenis dan pendidikan diperkirakan akan tercapai. Rasio APM perempuan terhadap laki – laki di SD/MI/Paket A dan SMP/MTs/Paket B berturut – turut sebesar 99,73 persen dari 101,99 persen pada tahun 2009, dan rasio melek huruf terhadap laki – laki pada kelompok usia 15 – 24 tahun telah mencapai 99,85 persen.
  • MDG 6 – Terjadi peningkatan penemuan kasus tuberkolosis dari 20,0 persen pada tahun 2000 menjadi 73,1 persen pada tahun 2009, dari target 70,0 persen dan penurunan prevalensi tuberkolosis dari 443 kasus pada 1990 menjadi 244 kasus per 100.000 penduduk pada tahun 2009.
Target MDGs yang telah menunjukkan kemajuan signifikan mencakup :
  • MDG 1 – Prevalensi balita kekurangan gizi telah berkurang hampir setengahnya, dari 31 persen pada tahun 1989 menjadi 18,4 persen pada tahun 2007. Target 2015 sebesar 15,5 persen diperkirakan akan tercapai.
  • MDG 2 – Angka partisipasi murni untuk pendidikan dasar mendekati 100 persen dan tingkat melek huruf penduduk melebihi 99,47 persen pada 2009.
  • MDG 3 – Rasio APM perempuan terhadap laki – laki di SM/MA/Paket C dan pendidikan tinggi pada tahun 2009 adalah 96,16 dan 102,95. Dengan demikian maka target 2015 sebesar 100 diperkirakan akan tercapai.
  • MDG 4 – Angka kematian balita telah menurun dari 97 per 1.000 kelahiran pada tahun 1991 menjadi 44 per 1.000 kelahiran pada tahun 2007 dan diperkirakan target 32 per 1.000 kelahiran pada tahun 2015 dapat tercapai.
  • MDG 8 – Indonesia telah berhasil mengembangkan perdagangan serta sistem keuangan yang terbuka, berdasarkan aturan, bisa diprediksi dan non – diskriminatif – terbukti dengan adanya kecenderungan positif dalam indikator yang berhubungan dengan perdagangan dan sistem perbankan nasional. Pada saat yang sama, kemajuan signifikan telah dicapai dalam mengurangi rasio pinjaman luar negeri terhadap PDB dari 24,6 persen pada 1996 menjadi 10,9 persen pada 2009. Debt Service Ratio juga telah dikurangi dari 51 persen pada tahun 1996 menjadi 22 persen pada tahun 2009.
Target MGDs yang telah menunjukkan kecenderungan pencapaian yang baik namun masih memerlukan kerja keras untuk pencapaian target pada tahun 2015, mencakup :
  1. MDG 1 – indonesia telah menaikkan ukuran untuk target pengurangan kemiskinan dan akan memberikan perhatian khusus untuk mengurangi tingkat kemiskinan yang diukur terhadap garis kemiskinan nasional dari 13,33 persen (2010) menjadi 8 – 10 persen pada tahun 2014.
  2. MDG 5 – Angka kematian ibu menurun dari 390 pada tahun 1991 menjadi 228 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2007. Diperlukan upaya keras untuk mencapai target pada tahun 2015 sebesar 102 per 100.000 kelahiran hidup.
  3. MDG 6 – Jumlah penderita HIV/AIDS meningkat, khususnya di antara kelompok resiko tinggi pengguna narkoba suntik dan pekerja seks. Tingkat kenaikan juga sangat tinggi di beberapa daerah di mana kesadaran tentang penyakit ini rendah.
  4. MDG 7 – Indonesia memiliki tingkat emisi gas rumah kaca yang tinggi, namun tetap berkomitmen untuk meningkatkan tutupan hutan, menghilangkan pembalakan liar dan mengimplementasikan kerangka kerja kebijakan untuk mengurangi emisi karbon dioksida paling sedikit 26 persen selama 20 tahun ke depan. Saat ini hanya 47,73 persen rumah tangga yang memiliki akses berkelanjutan terhadap air minum layak dan 51,19 prsen yang memiliki akses sanitasi yang layak. Diperlukan perhatian khusus, untuk mencapai target MDG tahun 2015.
Keberhasilan pembangunan Indonesia, telah menuai berbagai prestasi dan penghargaan dalam skala global. Kemajuan pembangunan ekonomi dalam lima tahun terakhir, talah mengurangi ketertinggalan Indonesia dari negara – negara maju.
Negara – negara maju yang tergabung dalam OECD (Organization of Economic and Cooperation Development) mengakui dan mengapresiasi kemajuan pembangunan Indonesia. Oleh karena itu, Indonesia bersama Cina, India, Brazil, dan Afrika Selatan diundang untuk masuk dalam kelompok ‘enhanced engagement countries’ atau negara yang makin ditingkatkan keterlibatannya dengan negara – negara maju. Indonesia juga sejak tahun 2008 tergabung dalam kelompok Group – 20 atau G – 20, yaitu dua puluh negara yang menguasai 85 persen Pedapatan Domestik Bruto (PDB) dunia, yang memiliki peranan sangat penting dan menentukan dalam membentuk kebijakan ekonomi global.