Minggu, 22 Maret 2015

OS Android


PENDAHULUAN

Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.
Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah Lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.
Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).






KATA PENGANTAR

          Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah pengantar computer & TI 1B ini dengan judul “ Peran Android OS Saat Ini”. Makalah ini disusun dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah pengantar computer & TI 1B.
Saya menyadari bahwa dalam menyusun makalah ini masih jauh dari sempurna, untuk itu saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun guna sempurnanya makalah ini. Saya berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi saya khususnya dan bagi pembaca umumnya.









RUMUSAN MASALAH

Ø  Sejarah Android OS?
Ø  Fitur yang terdapat di ANDROID.
Ø  Alasan memilih smartphone android?
Ø  Apa kelebihan dan kekurangannya?
Ø  6 Penggunaan Android yang paling ‘WAW’.





LANDASAN TEORI

Makalah ini dibuat berdasarkan tema yang diberikan oleh Ibu DWI ANINDYANI.ST.MTI  selaku Dosen pengantar computer dan TI 1B yaitu “ Pemanfaatan Sistem Operasi dan Jenis Sistem Operasi yang Digunakan di Beberapa Bidang Bisnis”



 ISI


Ø  SEJARAH ANDROID OS

Android Inc, adalah sebuah perusahaan software kecil yang didirikan pada bulan Oktober 2003 di Palo Alto, California, USA. Didirikan oleh beberapa senior di beberapa perusahaan yang berbasis IT & Communication; Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears dan Chris White. Menurut Rubin, Android Inc didirikan untuk mewujudkan mobile device yang lebih peka terhadap lokasi dan preferensi pemilik. Dengan kata lain, Android Inc, ingin mewujudkan mobile device yang lebih mengerti pemiliknya. Sejarah Android dimulai dari sini.

Konsep yang dimiliki Android Inc, ternyata menggugah minat raksasa Google untuk memilikinya. Pada bulan Agustus 2005, akhirnya Android Inc diakuisisi oleh Google Inc. Seluruh sahamnya dibeli oleh Google. Nilai pembelian Android Inc ini oleh google tidak ada release pastinya. Tetapi banyak yang memperkirakan nilai pembelian Android Inc oleh Google adalah sebesar USD 50 juta. Saat itu banyak yang berspekulasi, bahwa akuisisi ini adalah langkah awal yang dilakukan Google untuk masuk ke pasar mobile phone.

Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears dan Chris White tetap di Android Inc yang dibeli Google, sehingga akhirnya mereka semua menjadi bagian dari raksasa Google dan sejarah android. Saat itulah mereka mulai menggunakan platfor linux untuk membuat sistem operasi bagi mobile phone.



Pada bulan nopember 2007, terbentuklan Open Handset Alliance yang merupakan konsorsium dari beberapa perusahaan : Broadcom Corporation, Google, HTC, Intel, LG, Marvell Technology Group, Motorola, Nvidia, Qualcomm, Samsung Electronics, Sprint Nextel, T-Mobile dan Texas Instruments. Mereka sepakat untuk membuat open standart bagi mobile phone. Pada hari yang sama, mereka mengumumkan produk pertama mereka, yaitu Android yang berbasis Linux kernel versi 2.6.

Bulan Desember 2008, bergabunglah 14 perusahaan lainnya yaitu : ARM Holdings, Atheros Communications, Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, PacketVideo, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp dan Vodafone Group Plc. Hal ini merupakan langkah besar dalam sejarah Android untuk menjadi pemimpin dalam sistem operasi untuk mobile phone.
android.jpg

Ø  APA ITU ANDROID?

 Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Sistem operasi Android dimiliki oleh Google Inc selaku perusahaan raksasa. Bersama dengan sekitar 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi seperti HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.

Google Inc akhirnya membentuk Open Handset Alliance, yang tujuannya mengembangkan sistem operasi Android, hingga ia menjadi salah satu sistem operasi paling populer saat ini mengalahkan iOS, Windows Phone, dan BlackBerry.


Ø  FITUR

Fitur yang tersedia di Android adalah:
ü  Kerangka aplikasi: itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
ü  Dalvik mesin virtual: mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.
ü  Grafik: grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.
ü  SQLite: untuk penyimpanan data.
ü  Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3,AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
ü  GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware dependent)
ü  Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, dan accelerometer (tergantung hardware)

Ø  ALASAN MEMILIH SMARTPHONE ANDROID

Banyak alasan yang mendorong saya pindah dari BlackBerry ke Android, salah satunya adalah ketidakbecusan RIM (produsen BlackBerry) dalam membuat perangkat yang saya butuhkan saat itu.

Mungkin ada baiknya saya jelaskan satu persatu alasan paling tepat dan masuk akal, mengapa sistem operasi Android lebih baik daripada sistem operasi yang lain. Berikut adalah penjabarannya.


a.       Saya butuh aktifitas online dan mobile sepanjang waktu

Salah satu kelebihan ponsel android yang paling mencolok adalah, ia dibuat untuk menunjang aktifitas di internet. Ya, saya bisa katakan, ponsel android memang diciptakan untuk anda hidup di dunia maya (internet). Bila anda membeli ponsel android namun tidak memanfaatkannya untuk internetan, maka anda benar-benar menghamburkan uang hanya untuk sebuah gadget, tanpa anda ambil manfaat terbesarnya.

Karena saat itu aktifitas saya lebih banyak di luar (di lapangan, meeting, atau kunjungan kerja), maka saya membutuhkan perangkat yang mudah dibawa kemana-mana. Tentu sangat merepotkan bila hanya untuk mengecek email saja saya harus membuka laptop di jalan.

Aktifitas online saya sangat tinggi, baik aktifitas kirim/terima email, membaca berita, jejaring sosial, maupun aktifitas ngeblog. Meski ponsel lain seperti iPhone, BlackBerry dan WM bisa melakukan hal yang sama, namun saya lebih merasakan manfaat yang optimal dari ponsel android.

b.      Aplikasi pendukung yang sangat lengkap dan terjangkau

Android merupakan sistem operasi bersumber terbuka (open source). Tidak heran banyak para pengembang (developer) membuat segala macam aplikasi yang dibutuhkan oleh pengguna. Saking banyaknya para pengembang, tak heran aplikasi yang disediakan di pasar aplikasi (Android market) sudah menembus angka jutaan.

Tak hanya lengkap, aplikasi yang dibutuhkan pun sangat terjangkau. Saya hampir tidak pernah mengeluarkan uang sepeserpun untuk dapat memiliki aplikasi yang saya butuhkan, karena semuanya tersedia dengan gratis.

c.       Kebebasan yang sesungguhnya

Android memungkinkan penggunanya untuk mengeksplorasi perangkatnya, sehingga memberikannya kekuasaan penuh. Tidak seperti iPhone atau bahkan BlackBerry yang membatasi hak guna pemakainya, android benar-benar membebaskan penggunanya untuk memodifikasi sistem operasinya.

d.      Tak ingin terbawa arus latah

Agaknya sudah menjadi tradisi kebanyakan orang Indonesia yang suka mengikuti kebanyakan orang. Saya melihat kebanyakan orang yang menggunakan gadget, hanya terpengaruh atau ikut-ikutan orang lain. Saat itu, saya memutuskan untuk berpindah ke Android di saat orang-orang sedang mabuk iPhone dan BlackBerry. Ya, saya tidak mau mengikuti tren latah mereka.

e.       RIM dan ketidakbecusannya

RIM (Research in Motion), sebagai produsen BlackBerry telah banyak mengecewakan saya. Rasa-rasanya, BlackBerry adalah kegagalan terbesar saya ketika memilih perangkat telepon pintar.
Mohon maaf, saya tidak bermaksud mengecilkan pengguna BlackBerry. Opini yang saya tulis saat ini murni pendapat subyektif mengenai ketidaksukaan saya menggunakan layanan BlackBerry. Di kesempatan lain, mungkin akan saya jelaskan alasan mengapa saya tidak menyukainya.

Yeah, terlepas dari banyak kelebihan yang dimilikinya, Android juga memiliki kekurangan. Menurut saya, setiap pengguna harus dapat menentukan sendiri perangkat yang terbaik bagi kebutuhannya, baik itu Android, iPhone, BlackBerry, Symbian, atau bahkan ponsel jadul lainnya.

Ø  KELEBIHAN dan KEKURANGAN ANDROID OS

Boomingnya pemakaian ponsel besutan google ini tak urung menimbulkan rasa penasaran kita semua. Sebenarnya apa sih kehebatan dan keunggulan ponsel android dibandingkan dengan ponsel lainnya. Bahkan disinyalir ponsel android ini bisa menyaingi black berry dalam hal penjualannya. Lebih lanjut mengenai kelebihan dan kekurangan ponsel android silahkan simak artikel berikut:







KELEBIHAN ANDROID OS
1. tidak perlu bayar untuk download aplikasi.
2. Didukung penuh google.   Jadi kita dapat menikmati semua layanan google seperti gmail, youtube, dan fasilitas google lainnya.
3. Stabil dan nggak mudah error atau hang.
4. Aman dari virus karena berbasis linux (kernel 2.6).
5. Aplikasi game 3 D nya sangat stabil dan mantap.
6. Konektivitas lengkap. Bluetooth, wifi, GPS.
7. Layar sentuh bagus pakai tangan nggak bisa pakai stylus.
8. Harga relatif murah.

Sedangkan KELEMAHANNYA antara lain:
1. Kurang nyaman untuk telepon.
2. Masih membingungkan bila pertama pakai.
3. Tidak ada Microsoft office.
4. Harus terkoneksi internet.
5. Belum banyak aplikasi yang tersedia.




Ø  6 PENGGUNAAN ANDROID yang PALING ‘WAW’

Selain diminati para oleh para user, kehadiran smartphone dan tablet yang berbasis os Android juga tak ketinggalan juga diminati oleh berbagai perusahaan. Adanya kerja sama antara produsen perangkat Android dan perusahaan-perusahaan tertentu untuk pemanfaatan produk Android dalam jumlah besar menjadi salah satu pemicu tingginya permintaan perangkat Android.

Mereka yang memanfaatkan perangkat Robot hijau tersebut memiliki tujuan untuk memudahkan pegawai dalam bekerja, juga sebagai salah satu layanan unggulan bagi pelanggan mereka. Tak hanya perusahaan, namun sekolah, universitas dan lembaga-lembaga pemerintah dan independen juga melakukan hal serupa dengan memanfaatkan aplikasi pendukung yang ada di smartphone maupun tablet Android.

Situs Zdnet mencatat hingga saat ini (Sep 2011) ada 20 perusahaan termasuk sekoalah dan perguruan tinggi yang secara resmi menggunakan prangkat Android untuk menunjang kegiatan mereka.

Dari daftar 20 perusahaan tersebut, di sini  akan mengulas sejumlah pemakaian perangkat Android yang paling mencolok. Ada 6 perusahaan/lembaga dengan tujuan peggunaan smartphone dan tablet Android yang paling "Waw".




1. Penggunaan Tablet Android Terbanyak

American Airlines, maskapai penerbangan Amerika, meggunakan 6000 Samsung Galaxy Tab 10 sebagai layanan hiburan untuk penumpang pesawat mereka. Layanan itu diberikan bagi penumpang first class dan business class. Sebelumnya perusahaan ini juga memberikan ribuan iPad untuk para pilot mereka.


2. Penggunaan Android Paling Menarik


University of Southern Mississippi bekerja sama dengan Samsung untuk pemakaian 1000 Galaxy Tab 10 sebagai proyek percontohan. Tablet tersebut akan digunakan oleh mahasiswa yang mengambil program Honor College. Dengan GTab 10.1, pihak universitas memberikan pada mahasiswa dan pendidik mobile access ke perkuliahan, silabus, konten, e-book, nilai, jadwal, pemberitahuan darurat, dan banyak lagi.

3. Penggunaan Android Paling Luas


Samsung Galaxy Tab bisa disebut sebagai tablet dengan jumlah unit paling banyak digunakan oleh perusahaan rekan kerja Samsung. Namun dalam hal konsumen, Cisco Cius adalah perusahaan yang memanfaatkan Android dengan jumlah konsumen terbesar. Saat rilis tablet Android Juli lalu, Cisco memasukkan 5 perusahaan dari berbagai bidang industri miliknya.

Nottingham University Hospital adalah salah satu contohnya. Rumah sakit itu memakai Cisco tablet dan ponsel portable IP untuk memberikan akses bagi para dokter pada perawatan pasien sehingga mempercepat kesembuhan pasien dan memperpendek waktu rawat inap. Program tersebut mampu menghemat 292.000 poundsterling dalam laporan tahunan keuangan mereka.


4. Penggunaan Android Paling Ambisius

Pemilik surat kabar Philadelphia Inquirer dan Daily News merencanakan menjual 2000 tablet Android untuk para konsumen dua surat kabar itu dengan potonga harga khusus. Konsumen yang tertarik pada tablet Android itu nantinya akan bisa berlangganan Philadelphia Inquirer dan Daily News versi digital. Proyek ini merupakan yang pertama di Amerika karena selam ini tidak ada perusahaan yang menawarkan produk bundling dengan konten di dalamnya, demikian penjelasan CEO Greg Osberg.

Osberg megatakan bahwa Philadelphia Inquirer dan Daily News akan menjadi media paling inofatif di Amerika. Meski belum mempublikasikan berapa biayan langganan yang dibebankan pada konsumen namun rumor menyebut biaya itu tidak akan lebihd ari $75/tahun.

5. Penggunaan Android Paling Beragam

SAP AG yang dipimpin oleh CIO Oliver Bussmann menggunakan secara serentak 8.946 unit iPhone, Samsung Galaxy Tabs dan BlackBerry Playbooks. Angka tersebut tercatat pada September ini dan dipastikan akan terus bertambah. Tahun lalu SAP AG yang merupakan perusahaan software solutions itu hanya memanfaatkan BlackBerry smartphone dan kini telah memanfaatkan lebih banyak produk dari beragam produsen.

6. Penggunaan Android Dengan Tujuan Jangka Panjang

Penjaga pantai Amerika atau Coast Guard telah menyetujui penggunaan iPhone dan smartphone Android dalam jumlah besar untuk para anggotanya yang bertugas di lepas pantai. Hal yang masih dalam proses persetujuan oleh Angkatan Laut dan Marinir. Sementara Angkatan Darat Amerika masih mempelajari perangkat mobile apa yang paling tepat digunakan dalam medan pertempuaran, termasuk di dalamnya mencari aplikasi smartphone dan tablet Android yang bisa mendukung network di medan perang.

Selain itu departemen Veteran Amerika juga telah memanfaatkan iPad dan tablet Android. Sementara BlackBerry PlayBook tercatat sebagai tablet pertama yang telah mendapatkan sertifikasi FIPS dan dinyatakan lolos uji oleh pemerintah federal Amerika.

Sampai saat ini jumlah perusahaan dan lembaga yang memanfaatkan smartphone dan tablet Android semakin membesar. Tentu saja tujuan dari perusahaan tersebut berbeda satu sama lain. Yang pasti, keberadaan Android melalui smartphone dan Android telah memudahkan banyak pihak untuk bekerja juga membantu sesama.







KESIMPULAN

Android memiliki kemudahan dalam penggunaanya,dan dinilai sebagai Operating System yang dapat bekerja dengan stabil,cepat dan kuat untuk semua aplikasi,termasuk game 3D.Tentunya ini menjadikan pilihan bagi kamu yang menginginkan kemudahan komputasi dalam satu genggaman,bayangkan jika kamu dapat menggunakan ponsel dengan kemampuan sebuah PC.

Minggu, 15 Maret 2015

Peran MDGS 2025

MDGS 2025

The Millennium Development Goals (MDGs) adalah delapan pembangunan internasional gol yang didirikan setelah KTT Milenium dari PBB pada tahun 2000, setelah adopsi Deklarasi Milenium PBB . Semua 189 negara anggota PBB pada saat itu (ada 193 saat ini) dan setidaknya 23 organisasi internasional berkomitmen untuk membantu mencapai kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia.
MDGs berasal dari United Nations Millennium Declaration . Deklarasi menegaskan bahwa setiap individu memiliki martabat; dan karenanya, hak untuk kebebasan, kesetaraan, standar dasar hidup yang mencakup kebebasan dari kelaparan dan kekerasan dan mendorong toleransi dan solidaritas.
MDGs dikembangkan dari beberapa komitmen yang dituangkan dalam Deklarasi Milenium, yang ditandatangani pada September 2000 Ada delapan gol dengan 21 target, dan serangkaian terukur indikator kesehatan dan indikator ekonomi untuk setiap target.
Tujuan 1: Menanggulangi kemiskinan dan kelaparan
 Target 1A: antara tahun 1990 dan 2015, proporsi orang yang hidup dengan kurang dari $ 1,25 per hari.
o Rasio kesenjangan kemiskinan [insiden x dalamnya kemiskinan]
o Berbagi kuintil termiskin dalam konsumsi nasional
 Target 1B: Mewujudkan Decent Pekerjaan Wanita, Pria, dan Kaum Muda
o Pertumbuhan PDB per Orang Bekerja
o Tingkat Pekerjaan
o Proporsi penduduk yang bekerja di bawah $ 1,25 per hari (nilai PPP)
o Proporsi pekerja keluarga berbasis populasi yang bekerja
 Sasaran 1C: antara tahun 1990 dan 2015, proporsi penduduk yang menderita kelaparan
o Prevalensi balita kekurangan gizi pada usia lima tahun
o Proporsi penduduk di bawah tingkat minimum konsumsi energi diet
Tujuan 2: Mewujudkan pendidikan dasar
 Target 2A: Pada tahun 2015, semua anak dapat menyelesaikan pendidikan dari sekolah dasar , anak perempuan dan anak laki-laki
o Pendaftaran di pendidikan dasar
o Penyempurnaan pendidikan dasar
Tujuan 3: Mendorong Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan
 Target 3A: Menghilangkan ketimpangan gender di tingkat pendidikan dasar dan menengah pada tahun 2005, dan di semua tingkat pada tahun 2015
o Rasio anak perempuan terhadap anak laki-laki di tingkat pendidikan dasar, menengah dan tinggi
o Berbagi perempuan dalam pekerjaan upahan di sektor non-pertanian
o Proporsi kursi yang diduduki perempuan di parlemen nasional
Tujuan 4: Menurunkan angka kematian anak
 Target 4A: Menurunkan dua-pertiganya antara 1990 dan 2015, tingkat kematian balita
o Kematian balita tingkat
o Bayi (di bawah 1) kematian tingkat
o Proporsi anak 1 tahun yang diimunisasi campak
Tujuan 5: Meningkatkan kesehatan ibu
 Target 5A: Mengurangi sampai tiga perempat, antara tahun 1990 dan 2015, yang kematian ibu rasio
o Angka Kematian Ibu
o Proporsi kelahiran yang dibantu oleh tenaga kesehatan terlatih
 Target 5B: Mencapai, pada tahun 2015, akses universal terhadap kesehatan reproduksi
o Tingkat prevalensi kontrasepsi
o Angka kelahiran remaja
o Cakupan pelayanan Antenatal
o Unmet need untuk keluarga berencana
Tujuan 6: Memerangi HIV / AIDS, malaria, dan penyakit lainnya
 Target 6A: Mengendalikan penyebaran pada tahun 2015 dan mulai membalikkan penyebaran HIV / AIDS
o Prevalensi HIV di antara penduduk usia 15-24 tahun
o Penggunaan kondom pada hubungan seks berisiko tinggi
o Proporsi penduduk usia 15-24 tahun yang memiliki pengetahuan komprehensif tentang HIV / AIDS
 Target 6B:, pada tahun 2010, akses universal terhadap pengobatan untuk HIV / AIDS bagi semua orang yang membutuhkannya
o Proporsi penduduk dengan infeksi HIV lanjut yang memiliki akses pada obat antiretroviral
 Target 6C: Mengendalikan penyebaran pada tahun 2015 dan mulai menurunkan kejadian malaria dan penyakit utama lainnya
o Tingkat prevalensi dan kematian yang terkait dengan malaria
o Proporsi anak di bawah 5 tidur di bawah kelambu berinsektisida
o Proporsi anak di bawah 5 dengan demam yang diobati dengan obat anti-malaria yang tepat
o Tingkat kejadian, prevalensi dan kematian yang terkait dengan tuberkulosis
o Proporsi kasus tuberkulosis yang terdeteksi dan sembuh dalam program DOTS (Directly Observed Treatment Kursus Singkat
2013 peningkatan pendidikan
Tujuan 7: Memastikan kelestarian lingkungan
 Target 7A: Memadukan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam kebijakan dan program negara; kerugian kebalikan dari sumber daya lingkungan
 Target 7B: Mengurangi keanekaragaman hayati kerugian, mencapai, pada tahun 2010, penurunan yang signifikan dalam tingkat kerugian
o Proporsi luas lahan yang tertutup hutan
o CO 2 emisi , total, per kapita dan per $ 1 GDP (PPP)
o Konsumsi bahan perusak ozon
o Proporsi persediaan ikan dalam batas biologis yang aman
o Proporsi total sumber daya air yang digunakan
o Proporsi darat dan laut kawasan lindung
o Proporsi spesies yang terancam punah
 Target 7C: Belah, pada tahun 2015, proporsi penduduk tanpa akses berkelanjutan terhadap air minum yang aman dan dasar sanitasi (Untuk informasi lebih lanjut, lihat entri pada pasokan air )
o Proporsi penduduk dengan akses berkelanjutan terhadap sumber air yang diperbaiki , perkotaan dan pedesaan
o Proporsi penduduk perkotaan dengan akses ke sanitasi
 Target 7D: Pada 2020, telah mencapai peningkatan yang signifikan dalam kehidupan setidaknya 100 jiwa penghuni perumahan kumuh
o Proporsi penduduk yang tinggal di perkotaan kumuh [16]
Tujuan 8: Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan
 Target 8A: Mengembangkan lebih jauh lagi terbuka, berbasis peraturan, dapat diprediksi, non-diskriminatif perdagangan dan sistem keuangan
o Termasuk komitmen terhadap pemerintahan yang baik , pembangunan, dan pengurangan kemiskinan - baik secara nasional dan internasional
 Sasaran 8B: Alamat Kebutuhan Khusus Least Developed Countries (LDCs)
o Termasuk: tarif dan kuota akses gratis untuk ekspor LDC; ditingkatkan program penghapusan utang untuk HIPC dan pembatalan resmi hutang bilateral ; dan lebih murah hati ODA (Official Development Assistance) untuk negara-negara berkomitmen untuk pengentasan kemiskinan
 Sasaran 8C: Mengatasi kebutuhan khusus dari negara-negara berkembang yang terkurung daratan dan kepulauan kecil berkembang
o Melalui Program Aksi untuk Pembangunan Berkelanjutan dari Pulau Kecil Mengembangkan Serikat dan hasil dari sesi khusus dua puluh dua dari Majelis Umum
 Target 8D: Menangani utang negara berkembang melalui upaya nasional dan internasional untuk dapat mengelola utang dalam jangka panjang
o Beberapa indikator yang tercantum di bawah dimonitor secara terpisah untuk negara-negara berkembang (LDCs), Afrika, negara-negara berkembang yang terkurung daratan dan kepulauan kecil berkembang.
o Bantuan pembangunan resmi (ODA):
 Net ODA, total dan untuk LDC, sebagai persentase OECD / DAC donor GNI
 Proporsi total ODA sektor-dialokasikan donor OECD / DAC terhadap pelayanan sosial dasar (pendidikan dasar, pelayanan kesehatan dasar, gizi, air bersih dan sanitasi)
 Proporsi ODA bilateral dari OECD donor / DAC yang mengikat
 ODA yang diterima di negara-negara yang terkurung daratan sebagai proporsi GNIS mereka
 ODA yang diterima di pulau kecil negara berkembang sebagai proporsi GNIS mereka
o Akses Pasar:
 Proporsi dari total impor negara maju (dengan nilai dan tidak termasuk senjata) dari negara-negara berkembang dan dari LDCs, mengaku bebas pajak
 Tarif rata-rata yang dikenakan oleh negara-negara maju pada produk pertanian dan tekstil dan pakaian dari negara-negara berkembang
 Dukungan estimasi Pertanian untuk negara-negara OECD sebagai persentase dari PDB mereka
 Proporsi ODA yang disediakan untuk membantu membangun kapasitas perdagangan
o Keberlanjutan hutang:
 Total jumlah negara yang telah mencapai poin keputusan HIPC dan jumlah yang telah mencapai titik penyelesaian HIPC mereka (kumulatif)
 Penghapusan utang yang dilakukan di bawah HIPC inisiatif, US $
 Utang sebagai persentase dari ekspor barang dan jasa
 Sasaran 8E: Dalam kerjasama dengan perusahaan farmasi, menyediakan akses ke terjangkau, obat-obatan penting di negara-negara berkembang
o Proporsi penduduk dengan akses ke obat-obatan penting dengan harga terjangkau secara berkelanjutan
 Target 8F: Dalam kerjasama dengan sektor swasta, dalam memanfaatkan teknologi baru, terutama informasi dan komunikasi
o Sambungan telepon dan pelanggan selular per 100 penduduk
o Komputer pribadi digunakan per 100 penduduk o Pengguna internet per 100 penduduk

Indonesia masih sulit mencapai MDGs

Pencapaian program pembangunan millenium (Millennium Development Goals/MDGs) masih rendah. Ini mencerminkan ketidakpedulian pejabat negara terhadap rakyat.
“Tidak seimbang keberhasilan dengan dampak negatifnya. Ini perlu dikembalikan ke jalur yang benar. Pembangunan bangsa harus dimulai dari keluarga bahagia sejahtera,” ujar Guru Besar Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) Gunawan Sumodiningrat di Jakarta.
Sebelumnya, MDGs yang masuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005-2025 baru mencapai 25 persen. Jauh dari sasaran, diantaranya pengentasan kemiskinan, kelaparan ekstrim dan pemerataan pendidikan dasar.
Menurut Gunawan, Indonesia berkepentingan dengan keberhasilan MDGs. Delapan nilai dasar dari MDGs sudah menjadi amanat konstitusi negara yakni UUD 1945.
“ Ini sesuai Pembukaan UUD 45 yang berbunyi mewujudkan kesejahteraan umum dan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa”, tegas bekas Sekretaris Komite Penanggulangan Kemiskinan ini.
Gunawan mengatakan, salah satu jalan keluar mengurangi kemiskinan adalah menciptakan lapangan kerja dan membuka akses ekonomi dengan memberdayakan ekonomi masyarakat miskin usia produktif. Tapi para pejabat, baik di dalam maupun luar pemerintahan tidak mem-berikan banyak pilihan dan tepat guna untuk orang miskin.
Misalnya, membuka lapangan kerja bukan hanya mengandalkan investor asing atau harus mengandalkan utang luar negeri yang makin memiskinkan rakyat.
Karena itu, Gunawan menyarankan pemerintah menata kembali koordinasinya dari pusat ke daerah. Menyadarkan diri bahwa keberhasilan MDGs pada partisipasi rakyat dimulai dari keluarga.
Pengamat ekonomi Revrisond Baswir mengatakan, sulitnya pemerintah memenuhi target MDGs terlihat dari angka kemiskinan dan angka kematian bayi yang memprihatinkan.
“Selain problem kependudukan yang multikompleks, kualitas kesehatan juga rendah karena perhatian pemerintah kurang,” cetusnya.
MDGs, kata dia, sudah diimplementasikan sejak 2007. Program tersebut merupakan program kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan UNDP (The United Nations Development Programme). Pelaksanaannya dilakukan melalui sistem kemitraan antara pemangku ke-pentingan, yaitu pemerintah (Bappenas, BPS dan Menko Kesra), Organisasi Masyarakat Sipil (OMS), swasta dan UNDP.
Sedangkan komponen yang diintervensi adalah perbaikan pendataan, pelaporan MDGs dan Indeks Pembangunan Manusia, advokasi atau kampanye dan dukungan inisiatif lokal.
Untuk diketahui, dari delapan tujuan MDGs, Menko Kesra Agung Laksono membaginya dalam tiga kategori. Ketiga kategori itu yakni, sasaran yang telah dicapai, sasaran yang menunjukkan kemajuan signifikan dan akan tercapai 2015, serta sasaran yang perlu upaya keras agar tercapai.


Kesimpulan :

Jadi MDGs 2015 adalah suatu komitmen dari 193 negara anggota PBB yang berencana untuk membangun kesejahteraan hidup para umat manusia di seluruh dunia. Karena di deklarasi tersebut dikatakan bahwa semua umat manusia memiliki hak untuk dapat menikmati kehidupan yang sejahtera, aman, dan nyaman. Maka dibuatlah target-target dalam MDGs tersebut yang terdiri atas : penanggulangan kemiskinan, mewujudkan pendidikan dasar, kesetaraan gender, menurunkan angka kematian, meningkatkan kesehatan ibu, kesehatan reproduksi, memerangi penyakit mematikan, pengobatan untuk HIV/AIDS, menurunkan penyakit menular, kelestarian lingkungan dan pembangunan.
Sedangkan bagaimana peran Indonesia dalam mencapai komitmen MDGs ini? Menurut hasil pencapaian di Indonesia masih sangat rendah. Bisa kita lihat di Indonesia angka kematian dan kesehatan masih kurang, begitu juga dengan tingkat pendidikan, meskipun sudah ada program-program pemerintah untuk sekolah wajib 9 tahun. Dan sekarang pun untuk berobat gratis mulai banyak di terapkan tapi masih ada saja oknum-oknum yang bebuat curang sehingga hanya sebagian masyarakat yang dapat berobat secara gratis. Banyak juga di Indonesia angka pengangguran karena minimnya lapangan pekerjaan, sehingga kesejahteraan pun berdampak terhadap masyarakat.
Pendapat saya terhadap MDGs dan peran Indonesia dalam komitmen internasional ini yaitu, saya setuju dengan adanya komitmen untuk mensejahterakan umat manusia di seluruh dunia, tapi menurut hasil pengamatan saya dari dulu sampai sekarang pun, masalah-masalah seperti angka kematian, kemiskinan, dan penyakit belum tertatasi sepenuhnya. Karena kebanyakan dari kita pun belum menyadari pentingnya untuk menjaga atau mengatasi masalah-masalah kehidupan tersebut. Sehingga masalah-masalah kehidupan tersebut akan ada sampai kapanpun. Jika kita masing-masing sadar akan pentingnya kehidupan dan mau menjaga kelestarian alam sekitar, moral umat manusia, dan taat kepada peraturan yang ada mungkin keadaan bumi ini dan seisinya akan lebih baik dan mencapai kesejahteraan masyarakat.

Minggu, 08 Maret 2015

Masyarakat Ekonomi ASEAN

Indonesia tengah bersiap menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. Dampak terciptanya MEA adalah pasar bebas di bidang permodalan, barang dan jasa, serta tenaga kerja.
Memang tujuan dibentuknya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) untuk meningkatkan stabilitas  perekonomian dikawasan ASEAN, serta diharapkan mampu mengatasi masalah-masalah dibidang ekonomi antar negara ASEAN.
ASEAN merupakan kekuatan ekonomi ketiga terbesar setelah Jepang dan Tiongkok, di mana terdiri dari 10 Negara yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja.
Pembentukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) berawal dari kesepakatan para pemimpin ASEAN dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) pada Desember 1997 di Kuala Lumpur, Malaysia. Kesepakatan ini bertujuan meningkatkan daya saing ASEAN serta bisa menyaingi Tiongkok dan India untuk menarik investasi asing. Modal asing dibutuhkan untuk meningkatkan lapangan pekerjaan dan kesejahteraan warga ASEAN.
Pada KTT selanjutnya yang berlangsung di Bali Oktober 2003, petinggi ASEAN mendeklarasikan bahwa pembentukan MEA pada tahun 2015.
Ada beberapa dampak dari konsekuensi MEA, yakni dampak aliran bebas barang bagi negara-negara ASEAN, dampak arus bebas jasa, dampak arus bebas investasi, dampak arus tenaga kerja terampil, dan dampak arus bebas modal.
Tidak hanya dampak, ada beberapa hambatan Indonesia untuk menghadapi MEA.
Pertama, mutu pendidikan tenaga kerja masih rendah, di mana hingga Febuari 2014 jumlah pekerja berpendidikan SMP atau dibawahnya tercatat sebanyak 76,4 juta orang atau sekitar 64 persen dari total 118 juta pekerja di Indonesia.
Kedua, ketersediaan dan kualitas infrastuktur masih kurang sehingga memengaruhi kelancaran arus barang dan jasa.
Ketiga, sektor industri yang rapuh karena ketergantungan impor bahan baku dan setengah jadi.
Keempat, keterbatasan pasokan energi.
Kelima, lemahnya Indonesia menghadapi serbuan impor, dan sekarang produk impor Tiongkok sudah membanjiri Indonesia.
Menjelang MEA yang sudah di depan mata, pemerintah Indonesia diharapkan dapat mempersiapkan langkah strategis dalam sektor tenaga kerja, sektor infrastuktur, dan sektor industri.